Sosial
Tinggal Sebatang Kara, Nenek Maesaroh, Penjual Es dan Jajanan Anak Sekolah Demi Sesuap Nasi
Lampung Selatan,www.beritaindonesia.org– Nenek Maesaroh (64) Jadi Penjual Es dan jajanan anak sekolah demi Sesuap Nasi
Dengan tubuh terseok-seok dan langkah kaki yang tertatih-tatih, setiap hari lansia ini harus berjuang demi menyambung hidupnya.
Namanya Nenek Maesaroh (64) tinggal di dusun Umbul Bandung, Desa Tanjung Ratu, kecamatan Katibung, di usia senja nya ia harus berjuang sendirian untuk bertahan hidup, Nenek sudah lemah dan sakit-sakitan tapi Beliau paksakan untuk terus melangkah.
Sekarang Nenek Maesaroh berjualan Es dan jajanan anak anak di sekolah setiap hari nenek Maesaroh harus berjualan dengan membawa angkong berjalan kaki dari rumah ke sekolah tempat dia berjualan dari jam 6 pagi hingga jam 12 siang.
Nenek Maesaroh sering sakit sakitan, ia hanya bisa merintih dan sesekali harus kuat dengan kehidupannya yang serba kekurangan.
Es yang dijual harganya hanya 1 ribu saja, dan jajanan anak anak pun lakunya tak seberapa paling hanya 5 es yang terjual. setiap hari .
Terkadang nenek sedih jualannya belum ada yang beli terkadang ada orang yang iba memberi nya makan.
Kalo laku semua jualannya nenek maesaroh ink mendapatkan ke untungan 20 ribu dan kalo separuh yang terjual nenek maesaroh mendapatkan keuntungan 10.ribu setiap harinya.
Tinggal sebatang kara di rumah peninggalan suaminya yang sudah hampir roboh, Nenek Maesaroh setiap hari harus manahan sakit di rumah sendirian.
