DPRD

Ratusan Buruh PT San Xiong Steel Bakar Ban di Gedung DPRD Lampung Selatan

Published on

Lampung Selatan,www.beritaindonesia.org– Ratusan buruh PT San Xiong Steel Indonesia menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Kantor Bupati dan Gedung DPRD Lampung Selatan, Senin (6/4/2026).

Massa menuntut kepastian atas hak-hak mereka, termasuk tunggakan gaji selama 11 bulan, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, hingga THR yang belum dibayarkan pihak manajemen.

Aksi dimulai pagi hari di Kantor Bupati Lampung Selatan. Massa sempat mengungkapkan kekecewaannya karena Bupati Radityo Egi Pratama tidak berada di tempat.

Sekda Lampung Selatan, Supriyanto, menjelaskan bahwa bupati sedang menghadiri audiensi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta.

Guna meredam suasana yang memanas, bupati akhirnya melakukan sambungan video call dengan perwakilan massa. “Nanti akan segera dijadwalkan untuk dapat bertemu,” janji Bupati Egi dalam percakapan singkat tersebut.

Kekecewaan buruh memuncak saat massa bergeser ke Gedung DPRD Lampung Selatan. Tidak ada satu pun anggota dewan yang menemui mereka. Informasi di lapangan menyebutkan seluruh wakil rakyat sedang tidak berada di kantor.

Sebagai bentuk protes atas pengabaian tersebut, massa melakukan aksi bakar ban di depan gedung DPRD. Asap hitam pekat menyelimuti area kantor disertai orasi penuh amarah dari para demonstran.

“Kami sudah kirim surat resmi, sudah dijanjikan bertemu lewat Camat Katibung, tapi tidak ada wujudnya. Kami terpaksa turun ke jalan karena tidak ada jawaban pasti dari dinas terkait,” tegas Irfan, koordinator aksi.

Staf DPRD yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa kehadiran anggota dewan memang sulit dipastikan jika tidak ada jadwal rapat paripurna atau banggar. Hal ini menjadi sorotan tajam bagi buruh yang merasa nasibnya digantung tanpa pembelaan dari lembaga legislatif.

Hingga berita ini diturunkan, massa mengancam akan terus mengawal kasus ini sampai pihak perusahaan memenuhi kewajibannya dan pemerintah daerah memberikan solusi konkret atas krisis ketenagakerjaan di PT San Xiong Steel.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Exit mobile version