Berita Daerah

PNM Mekaar Di Kecamatan Katibung Catut Nama Warga sebagai Debitur, Diduga Ini Permainan Ketua Kelompok

Published on

Lampung Selatan,www.beritaindonesia.org — Kasus serius dugaan penyalahgunaan data pribadi akan  mengguncang ranah publik. Kali ini, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Cabang yang ada di kecamatan katibung  diduga terlibat dalam praktik pencatutan nama warga tanpa persetujuan. Yang diduga kuat ini ada permainan ketua kelompok demi  mendapatkan fie atau pelicin, serta mendapat banyak nasabah.

 

Seorang warga kecamatan katibung, yang engan di sebut namanya  mengaku dirinya dicatut sebagai debitur padahal tidak pernah mengajukan pinjaman sepeser pun saat itu.

 

“Nama saya dicatut! Saya tidak pernah pinjam uang di PNM Mekaar, tapi tiba-tiba disebut sebagai debitur,” ungkapnya  dengan suara lantang, menggambarkan kekesalannya terhadap tindakan yang menurutnya mencemarkan nama baiknya.

 

Dia akan melakukan prosedur sesuai arahan, termasuk melayangkan surat permohonan resmi ke kantor cabang PNM Mekaar yang ada di katibung.

 

 Diduga kuat pencatutan nama indetitas di perlancar oleh oknum ketua kelompok yang ada di kecamatan katibung

 

Secara tegas saya meminta aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan. Ia mencurigai adanya keterlibatan oknum internal PNM yang ada di wilayah katibung  yang diduga dengan sengaja memanipulasi data demi kepentingan tertentu dan diduga kuat ada oknum ketua kelompok di dalam aksi tersebut.

 

“Saya desak APH segera ambil tindakan tegas! Ini bukan perkara sepele. Ini menyangkut integritas lembaga keuangan negara dan perlindungan data pribadi rakyat. Jangan tunggu korban lain!” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi sinyal bahaya bagi sistem pengawasan dan akuntabilitas lembaga keuangan milik negara. Dugaan pencatutan nama tanpa sepengetahuan individu adalah bentuk pelanggaran privasi yang sangat serius, dan dapat berujung pada sanksi pidana berat.

 

Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PNM Mekaar atas tudingan pemalsuan data serta penyalahgunaan identitas tersebut. Ag)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

Exit mobile version