Nasional
Mohammad Gufron Mengapresiasi Dan Memberi Selamat Kepengurusan Lembaga Perlindungan anak Indonesia LPAI periode 2026-2031.
Lampung,www.beritaindonesia.org — Sebuah babak baru dalam lanskap perlindungan anak Indonesia resmi dimulai. Setelah satu dekade berada di bawah nahkoda sosok legendaris Seto Mulyadi (Kak Seto), estafet kepemimpinan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) kini resmi beralih ke tangan Samsul Ridwan yang akrab di sapa Kak Samsul.
Dalam Forum Nasional Perlindungan Anak (Fornas PA) ke-VII Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang berlangsung hangat di Hotel Horizon Balairung, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2026), Kak Samsul terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum LPAI periode 2026-2031.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, peserta Fornas PA ke-VII dihadiri oleh perwakilan dari 23 LPAI Provinsi, serta pengurus pusat ataupun pendiri LPAI, memberikan kepercayaan penuh kepada Kak Samsul untuk memimpin LPAI lima tahun ke depan.
WAKORNAS TRCPPA INDONESIA KAK GUFRON Menyampaikan selamat kepada jajaran kepengurusan LPAI yang baru atas amanah yang diemban, teriring harapan semoga LPAI semakin kuat dan berjejaring dengan seluruh stakeholder perlindungan anak dalam mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak .
LPAI adalah salah satu lembaga perlindungan anak yang sudah diakui gerakannya selalu konsisten dan eksis dalam upaya pemenuhan hak anak di seluruh Indonesia, bahkan kerap kali dalam menangani pengaduan di beberapa daerah di Indonesia, LPAI tidak menjadi lembaga yang eksklusif dan selalu membuka diri untuk bekerjasama dengan berbagai elemen dan organisasi perlindungan anak dalam menangani pengaduan yang masuk ke LPAI diantaranya bekerja dengan TRCPPA INDONESIA Ujar Kak Gufron.
Amanah di Tengah Momentum Historis
Penetapan Kak Samsul sebagai Ketua Umum secara mufakat ini, menandai berakhirnya dua periode kepemimpinan Kak Seto (2016–2021 dan 2021–2026). Bersahabat erat selama 25 tahun di medan perjuangan perlindungan anak, Kak Samsul kini melangkah maju menerima tanggung jawab besar tersebut.
Namun, ia menyadari kompleksnya permasalahan anak saat ini tidak bisa diselesaikan oleh seorang pahlawan tunggal (single hero).
Membangun Kolaborasi dan Kerja Tim
Menghadapi tantangan perlindungan anak di Indonesia yang kian kompleks, Kak Samsul menegaskan bahwa kepemimpinan LPAI periode 2026–2031, akan berfokus kerja tim (teamwork) dan penguatan sistem kelembagaan, bukan sekedar bergantung satu orang saja atau figur individu.
Kak Gufron sepakat dan mendukung penuh upaya kepengurusan LPAI periode ini menekankan pentingnya membangun kolaborasi LPAI yang solid bersama di setiap level organisasi, membangun sistem kelembagaan perlindungan anak yang berakar kuat pada partisipasi warga, dan mengesampingkan perbedaan demi kepentingan terbaik bagi anak-anak Indonesia.
Untuk Sahabat sahabat kami pejuang Hak Anak di LPAI bersama kepemimpinan Kak Samsul Ridwan, selamat kembali berjuang dalam kancah Candradimuka perlindungan anak Indonesia, semoga dengan terbentuknya Kepengurusan LPAI yang baru semakin membawa pencerahan agar anak anak Indonesia kembali tersenyum bahagia. Tutup Kak Gufron
