Nasional
Destinasi Wisata Gunung Tangkuban Perahu, Lokasi Dan Sejarah
Jawa Barat,www.beritaindonesia.org — Wisata Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung berapi yang berada di wilayah Jawa Barat, tepatnya berada di Lembang, kurang lebih 30 km sebelah utara kota Bandung. Memiliki ketinggian hingga 2.084 meter dari atas permukaan laut.
Liburan bareng keluarga jadi salah satu agenda wajib terlebih bagi kamu yang sehari-harinya disibukkan dengan aktivitas bekerja. Tak perlu jauh-jauh pergi ke Indonesia bagian timur untuk menyaksikan keindahan alam yang dimiliki bangsa ini.
Wisata Tangkuban Perahu berada di daerah Lembang, kurang lebih 30 km sebelah utara kota Bandung. Tempat ini menyajikan pesona alam yang begitu mengagumkan. Selain menyaksikan keindahan alam, kamu juga bisa foto-foto cantik bareng teman, keluarga atau orang-orang terdekatmu lainnya untuk mengisi feed Instagram kamu.
Tangkuban perahu memang dikenal dari legenda rakyat yang disebut Legenda Sangkuriang. Apablia kamu termasuk orang yang suka sejarah, Cerita legenda ini dimulai dari perpisahan seorang anak bernama Sangkuriang dengan ibunya yaitu Dayang Sumbi.
Namun, pada suatu saat mereka dipertemukan kembali pada kondisi yang tidak biasa. Pada waktu itu, Sangkuriang sudah dewasa sama seperti pria pada umumnya.
Kondisi yang berbeda dialami oleh Dayang Sumbi karena tidak terdapat perubahan paras wajah. Hal ini yang membuat Sangkuriang mulai tertarik dengan Dayang Sumbi karena kecantikannya. Pada saat itu, Sangkuriang tidak mengetahui bahwa Dayang Sumbi adalah ibunya.
Atas kehendak Yang Maha Kuasa, Dayang Sumbi tidak sengaja melihat tanda lahir yang dimiliki oleh Sangkuriang. Lalu, Dayang Sumbi menjelaskan kepada Sangkuriang tentang tanda lahir itu. Namun, Sangkuriang tidak terima begitu saja tentang penjelasan dari Dayang Sumbi. Bahkan, dirinya semakin nekat untuk mempersunting Dayang Sumbi.
Hingga akhirnya Dayang Sumbi memberikan syarat utama yang harus dipenuhi Sangkuriang bila ingin mempersuntingnya. Sangkuriang harus membuat sebuah kapal besar dengan waktu satu malam saja. Sangkuriang pun menyanggupinya.
Sangkuriang mulai mengumpulkan tenaga untuk membuat kapal besar. Melihat bentuk kapal yang hampir jadi, Dayang Sumbi mulai khawatir. Kemudian dia mempunyai ide untuk membangunkan semua ayam untuk berkokok sebelum matahari terbit.
Melihat itu, Sangkuriang murka lalu marah kepada Dayang Sumbi. Kapal yang hampir jadi itu lalu ditendang Sangkuriang hingga berada dalam posisi terbalik. Ini yang membuat nama gunung itu menjadi Tangkuban Perahu
