Connect with us

Berita Indonesia

Tak Puas dengan Menu Makan Bergizi Gratis, Puluhan Ibu-Ibu di Katibung Geruduk Kantor SPPG

Berita Daerah

Tak Puas dengan Menu Makan Bergizi Gratis, Puluhan Ibu-Ibu di Katibung Geruduk Kantor SPPG

Lampung Selatan, www.beritaindonesia.org – Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) mendatangi kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional di Jalan Katibung Raya, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Kamis (26/2/2026).

​Aksi ini dipicu oleh kekecewaan warga terhadap kualitas menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai jauh dari standar kesehatan dan kecukupan gizi untuk anak-anak sekolah.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, massa yang membawa serta anak-anak mereka berkumpul di depan gedung dua lantai milik Yayasan Ashoofaati Kalianda. Ketegangan sempat terjadi saat warga menuntut transparansi mengenai pengelolaan anggaran makanan yang dibagikan.

​Salah satu orang tua siswa yang hadir di lokasi dan meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu “keringan” yang diterima anaknya. Menurutnya, menu tersebut tidak hanya rendah nilai gizi, tetapi juga tidak mencerminkan besaran anggaran yang seharusnya dialokasikan pemerintah.

​”Menu MBG keringan ini diduga tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan. Selain itu, kami menduga pembagiannya tidak sesuai dengan anggaran yang semestinya diberikan. Kalau mau ditotal, menu keringan yang diterima anak saya ini harganya hanya berkisar antara Rp6.500 sampai Rp7.000 saja,” ungkap sumber tersebut kepada tim media.

​Lebih lanjut, ia mencurigai adanya praktik pengambilan keuntungan yang tidak wajar di tingkat pengelola dapur. “Dugaan kami, keuntungan yang diperoleh dapur MBG ini sudah di luar ketentuan dari pengurangan nilai MBG yang semestinya. Ini sangat merugikan anak-anak sebagai penerima manfaat,” tambahnya.

​Hingga saat ini, pihak pengelola SPPG maupun Yayasan Ashoofaati Kalianda belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan miring mengenai penyusutan nilai gizi dan dugaan ketidaksesuaian anggaran tersebut.

Warga mengancam akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika tidak ada perbaikan kualitas menu dalam waktu dekat.(red)

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita Daerah

Advertisement
Advertisement
To Top