Berita Daerah
Proyek Gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Senilai 2 Milyar Abaikan Keselamatan Pekerja
Pringsewu,www.beritaindonesia.org – Pembangunan proyek gedung pusat layanan haji dan umroh terpadu Kankemenag yang berlokasi di Komplek Pemda Pringsewu, senilai 2 Milyar rupiah abaikan keselamatan tenaga kerja dengan tidak menggunakan alat pelindung diri (safety).
Pantuan dari media ini dilapangan pekerjaan yang dilaksanakan oleh perusahaan atas nama CV. Bumi Pratama terlihat semua tenaga kerja tidak dilengkapi safety seperti sepatu boot, rompi dan helm.
Menurut Wadi, salah satu tenaga kerja yang ada dilapangan, mengatakan bahwa dari awal pelaksanaan dari pihak perusahaan memang tidak menyediakan alat pelindung diri.
“Gak ada dari perusahaannya, kadang kita bawa sendiri dari rumah, tapi memang kita tidak pakai,” ungkap Wadi, kepada media ini, Selasa (6/7/21).
Sementara itu menurut, Farid, selaku konsultan pengawas dari CV. Tunas Nusantara, mengaku bahwa didalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) memang ada untuk penyediaan alat pelindung diri atau disebut keselamatan dan kesehatan kerja kontruksi (K3). Namun, sudah satu bulan pelaksanaan pekerjaan pihaknya baru akan memberikan surat teguran kepada rekanan.
“Dalam RAB-nya itu ada, pelaksanaan memang sudah satu bulan berjalan, kita akan segera berikan surat teguran terhadap rekanannya,” pungkasnya…(yd)
