Pendidikan
Miris! Siswa- Siswi SDN 1 Karya Tunggal Belajar di Bawah Atap dan Plafon Kelas Rusak, Ancam Keselamatan
Lampung Selatan, www.beritaindonesia.org — Kondisi 3 ruangan kelas dan 1 ruang guru SDN 1 Karya Tunggal Kecamatan Katibung Kabupaten lampung selatan sangat memprihatinkan.
Dari pantauan Beritaindoneaia. Org di lokasi, tampak bagian atap dan plafon mengalami rusak parah. Sebahagian plafon sudah hancur, yang tersisa hanya rangka plafon yang kerangkanya juga sudah rapuh sudah lapuk dan sewaktu waktu bisa jatuh dan menimpa siswa.
Mirisnya, siswa tetap belajar dibawah rangka plafon dan atap yang rusak jika hujan mereka harus pindah lokasi dan rencana akan membuat tenda di halaman sekolah dan tentunya ini sangat membahayakan keselamatan siswa.
Salah seorang guru yang enggan di sebutkan namanya di SDN 1 karya tunggal, mengatakan, dari 3 ruangan kelas yang rusak, 1 ruangan guru memang rusak berat semuanya mau tidak ditempati lagi untuk kegiatan belajar mengajar tapi ya gimana bang ga ada ruangan lagi kalo seperti ini terus bisa jadi buka terpal di halaman sekolah.
“Tiga ruangan rusak berat dan tidak sebenar nya tidak layak lagi di tempati.
Untuk tiga ruangan kelas, lanjutnya, juga kondisi rangka atap dan rangka plafon sudah rusak parah kalo hujan masuk semua air dan kalo panas sinar mata hari juga masuk.
Iya menyebut, bangunan gedung kelas tersebut sudah beberapa tahun tidak tersentuh pembangunan.
Iya mengaku, sudah mengajukan usulan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten lampung selatan untuk perbaikan gedung kelas. Namun belum ada realisasi sampai sekarang.
” Sekitar sudah 3 tahun kami ajukan usulan, tapi belum ada realisasi sampai sekarang, ” ujarnya.
“Kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan bisa saja rangka plafon itu jatuh dan menimpa siswa, ” ujarnya.
Salah satu orang tua siswa, warga sekitar sekolah berharap agar pemerintah Kabupaten lampung selatan dan DPRD dapat memberikan perhatian dan merespon cepat permohonan perbaikan ruang kelas yang telah diajukan oleh pihak sekolah.
“Kami orang tua siswa berharap perhatian Pemkab dan anggota DPRD lamsel untuk memberikan perhatian atas kerusakan gedung kelas tersebut, ” harapanya.
(Ag)
